https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    Pelabuhan Buruk Bakul Dibidik Jadi Pintu Perdagangan Riau ke Asia Tenggara

    Keterangan Foto: Ilustrasi AI. ILine-RH

    ILINE PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) mulai menjajaki peluang pengembangan pelabuhan di kawasan Buruk Bakul. Infrastruktur ini diharapkan dapat memperluas akses perdagangan regional sekaligus mendorong pertumbuhan investasi dan industri di Riau.

    Pembahasan tersebut berlangsung saat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menerima audiensi Ketua KADIN Dumai, Zulfan Ismaini, di Ruang Rapat Gubernur, Jumat (9/10/2026).

    Dalam pertemuan itu, SF Hariyanto menekankan pentingnya kesiapan perencanaan, kepastian pendanaan, serta dukungan pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur strategis dapat direalisasikan.

    "Kita sudah menyiapkan perencanaan untuk pembangunan jembatan di kawasan Bengkalis, termasuk desain, analisis mengenai dampak lingkungan dan studi kelayakannya. Sekarang yang perlu kita dorong adalah bagaimana mencari investor serta memastikan dukungan dan jaminan pemerintah pusat agar proyek tersebut bisa direalisasikan," tuturnya.

    Ia juga mengajak generasi muda dan pelaku usaha berkolaborasi mengembangkan potensi daerah melalui gagasan yang terukur dan dapat diwujudkan bersama.

    "Kita ingin anak-anak muda yang punya semangat membangun ikut mengambil bagian dalam pengembangan potensi daerah. Kalau ada gagasan dan peluang yang bisa kita kerjakan bersama, mari kita susun dengan jelas agar tanggung jawab pemerintah dan dunia usaha bisa berjalan seiring," ujarnya.

    Sementara itu, Zulfan Ismaini menyebut kawasan Buruk Bakul memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai penunjang perdagangan Riau di kawasan Asia Tenggara. KADIN Dumai pun menjajaki peluang investasi untuk mendukung pembangunan pelabuhan tersebut.

    "Kami melihat kawasan Buruk Bakul memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari penguatan perdagangan Riau di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, kami ingin menjajaki investasi yang dapat mendukung pembangunan pelabuhan sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi dan industri daerah," katanya.

    Selain pengembangan pelabuhan, Zulfan mendorong optimalisasi Riau Expo dan Sumatra Promotion Center di Batam sebagai sarana mempertemukan pelaku usaha dengan calon investor serta memperkenalkan produk unggulan Riau ke pasar internasional.