https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    435 Ribu Hektare Kebun Kelapa Inhil Jadi Modal Hilirisasi Kuala Selat

    Keterangan Foto: Ilustrasi Kelapa.

    ILINE PEKANBARU — Pemerintah daerah mendorong pengembangan industri pengolahan kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), termasuk Desa Kuala Selat, untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas yang menjadi salah satu sumber penghidupan utama masyarakat pesisir.

    Dorongan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Dukungan Penataan Desa Kuala Selat bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak secara virtual di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Gubernur Riau, Selasa (8/9/2026).

    Bupati Inhil Herman menyebut daerahnya memiliki lebih dari 435 ribu hektare perkebunan kelapa dengan produksi sekitar enam juta butir per hari. Menurutnya, potensi tersebut perlu diikuti dengan pembangunan industri hilir agar kelapa tidak sekadar dijual dalam bentuk bahan mentah.

    "Potensi sebesar ini seharusnya tidak hanya dikirim keluar daerah dalam bentuk kelapa bulat, tetapi perlu didorong masuk ke proses hilirisasi agar nilai tambahnya kembali kepada masyarakat," kata Herman.

    Ia mengatakan pengolahan kelapa dapat dikembangkan sesuai kapasitas daerah, mulai dari produk pangan hingga minyak goreng. Sementara bagian lain seperti sabut dan limbah kelapa dapat dimanfaatkan untuk pupuk maupun bahan pengembangan energi.

    Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi menilai penguatan sektor kelapa harus berjalan seiring dengan penataan desa. Dukungan infrastruktur, pembiayaan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan koperasi dinilai penting agar potensi tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan.

    "Penataan desa tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana potensi ekonomi masyarakat dapat dikembangkan," ujarnya.

    Syahrial berharap hilirisasi kelapa mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penjualan komoditas mentah sekaligus membuka sumber pendapatan baru. Pemerintah daerah juga akan mendorong sinergi dengan pemerintah pusat agar program pengembangan ekonomi berbasis kelapa dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat Kuala Selat.