PKS Jabar Perkuat Peran Dewan Penasihat dan Dewan Pakar Lewat Training Orientasi
Keterangan Foto: Training Orientasi Partai (TOP) PKS Jawa Barat.
ILINE BANDUNG — PKS Jawa Barat menggelar Training Orientasi Partai (TOP) sekaligus melantik Dewan Penasihat dan Dewan Pakar tingkat wilayah serta daerah se-Jawa Barat di Hotel Grand Asprilia, Bandung, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar untuk menyamakan pemahaman dan orientasi kelembagaan agar seluruh unsur partai menjalankan tugas sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) PKS Tahun 2025.
- Baca juga:
Ketua Komisi Konstitusi dan Legislasi (KKL) Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS, Syamsu Hilal, mengatakan AD ART tidak sekadar menjadi aturan administratif, tetapi merupakan landasan dalam menjalankan amanah kepartaian.
"Menjadikan AD ART sebagai ruh dan landasan gerak seluruh Anggota Partai merupakan prinsip mendasar yang harus dipahami bersama, termasuk dalam menjalankan amanah di lingkungan Dewan Penasihat dan Dewan Pakar," ujar Syamsu.
Menurut dia, pemahaman terhadap AD ART diperlukan agar setiap unsur partai bekerja sesuai visi, misi, tujuan, fungsi, dan tata kelola organisasi.
Dalam struktur PKS, Dewan Penasihat berperan memberikan bimbingan dan penguatan organisasi berdasarkan ketokohan. Sementara Dewan Pakar diisi individu dengan keahlian tertentu yang diharapkan dapat memberikan gagasan dan perspektif strategis bagi partai.
Syamsu menilai kedua lembaga tersebut memiliki posisi penting dalam memperkuat organisasi, terutama melalui sinergi dengan struktur pengurus dan Majelis Pertimbangan di tingkat wilayah maupun daerah.
"Sinergi antara struktur pengurus, Majelis Pertimbangan, Dewan Penasihat, dan Dewan Pakar menjadi elemen penting untuk memastikan kepakaran dan ketokohan benar-benar bertransformasi menjadi penguatan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat," katanya.
Ia berharap TOP tidak berhenti pada pemahaman tekstual terhadap AD ART, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian. Dengan demikian, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kesamaan arah gerak, kedisiplinan organisasi, serta kontribusi PKS kepada masyarakat di Jawa Barat.
"AD ART benar-benar hadir bukan hanya sebagai dokumen konstitusional Partai, tetapi menjadi ruh, kompas, dan landasan pengabdian seluruh unsur PKS di Jawa Barat," ujar Syamsu.







