https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    Pemerintah Siapkan Regulasi AI, Meutya Hafid Tekankan Prinsip Kemanusiaan

    Keterangan Foto: Meutya dalam XI International Scholas Chairs Congress 2026 di Kura-Kura Bali, Denpasar, Jumat (4/9/2026).

    ILINE DENPASAR – Pemerintah tengah menyiapkan regulasi untuk memastikan perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) di Indonesia berlangsung secara aman, etis, transparan, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pemerintah sedang mempersiapkan National AI Roadmap 2026–2029 serta regulasi etika AI berbasis risiko. Kerangka tersebut akan menempatkan kemanusiaan, keselamatan, transparansi, akuntabilitas, pelindungan data pribadi, keberlanjutan lingkungan, dan kekayaan intelektual sebagai prinsip utama dalam pengembangan AI.

    “Pemerintah harus menyediakan arah dan perlindungan, sementara seluruh ekosistem harus memastikan AI tetap terhubung dengan nilai kemanusiaan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Meutya dalam XI International Scholas Chairs Congress 2026 di Kura-Kura Bali, Denpasar, Jumat (4/9/2026).

    Menurut Meutya, regulasi diperlukan seiring AI yang semakin masuk ke berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, pekerjaan, kesehatan, pelayanan publik hingga pengambilan keputusan. Pengembangan teknologi tersebut tidak cukup hanya mengejar kecanggihan, tetapi harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

    Meutya menyebut pendekatan tersebut sebagai Meaningful AI, yakni pengembangan AI yang diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, kepentingan publik, inklusi, daya saing, serta ketahanan masyarakat.

    Ia menegaskan Indonesia juga perlu membangun kemampuan AI secara mandiri dengan menyelaraskan kebijakan, riset, talenta, investasi, infrastruktur, dan implementasi teknologi berdasarkan kebutuhan nasional.

    “Masa depan AI tidak hanya ditentukan oleh algoritma, kapasitas komputasi, atau besarnya investasi. Masa depan AI juga ditentukan oleh nilai-nilai yang kita pertahankan, pilihan yang kita buat, dan tanggung jawab yang kita emban,” kata Meutya.