https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    Tiba di Kalbar Presiden Prabowo Pimpin Rapat Karhutla

    Keterangan Foto: Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas di Kalimantan Barat.

    ILINE KALBAR - PRESIDEN Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026), untuk melihat langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus memimpin rapat penanganannya.

    Setibanya di Kalimantan Barat, Prabowo langsung menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga, serta jajaran pemerintah daerah. Rapat tersebut digelar di Posko Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Pontianak.

    Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, rapat dihadiri delapan pimpinan kementerian/lembaga dari pemerintah pusat serta 10 unsur pemerintah daerah, termasuk gubernur, kapolda, pangdam, Basarnas, BMKG, dan BPBD.

    “Saya datang untuk melihat keadaan setempat yang nyata. Sekarang saya minta siapa yang bisa kasih saya presentasi tentang situasi,” ujar Prabowo saat membuka rapat.

    Dalam pemaparan situasi terkini, Tenaga Ahli Kepala BNPB Brigjen TNI (Purn.) Asrianus Bulo melaporkan adanya 198 titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Kalimantan Barat berdasarkan pemantauan satelit selama 24 jam.

    Selain itu, terdeteksi 3.100 hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah dan 406 hotspot dengan tingkat kepercayaan rendah.

    Sebaran hotspot terutama berada di wilayah selatan dan timur Kalimantan Barat. Daerah dengan konsentrasi titik panas antara lain Kabupaten Ketapang, Kubu Raya, Kayong Utara, Sanggau, Sintang, dan Sambas.

    Pemerintah juga memantau potensi hujan sebagai salah satu faktor yang dapat membantu penanganan karhutla. Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi terutama di wilayah timur Kalimantan Barat pada 21-27 Agustus 2026.

    Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat penanganan karhutla sekaligus memastikan kondisi di lapangan dapat dipantau secara langsung dan ditangani secara terpadu.