https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    Harga Ayam Ras di Riau Naik, Inhu dan Rohil Tembus di Atas HAP

    Keterangan Foto: Ilustrasi daging ayam.

    ILINE PEKANBARU - Harga daging ayam ras di sejumlah daerah di Riau mengalami kenaikan pada pekan kedua Agustus 2026. Pemerintah Provinsi Riau mencatat kenaikan tertinggi terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Rokan Hilir (Rohil), yang harganya sudah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) pemerintah.

    Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan kenaikan harga ayam juga terjadi secara nasional. Hingga pekan kedua Agustus, harga komoditas tersebut secara nasional naik 4,92 persen dibandingkan Juli 2026.

    "Berdasarkan rakor inflasi Selasa kemarin, secara nasional memang harga untuk komoditi daging ayam mulai mengalami kenaikan. Secara umum, hingga pekan kedua Agustus naik 4,92 persen dibanding Juli," kata Tetty, Jumat (21/8/2026).

    Untuk Riau, sebagian besar kabupaten/kota masih mencatat harga ayam ras di bawah HAP tingkat konsumen sebesar Rp40 ribu per kilogram. Namun, kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) terjadi di Inhu dan Rohil.

    Di Inhu, harga ayam ras mencapai Rp46.636 per kilogram atau 16,58 persen di atas HAP. Sementara di Rohil, harganya mencapai Rp48.600 per kilogram atau 21,5 persen lebih tinggi dari HAP.

    Sebaliknya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) justru mencatat penurunan IPH sebesar 2,61 persen. Kondisi tersebut menempatkan Kuansing dalam daftar 10 daerah secara nasional dengan penurunan harga ayam ras terdalam.

    Tetty menyebut kenaikan harga ayam di sejumlah pasar tradisional Riau dipengaruhi beberapa faktor. Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), harga pakan mengalami kenaikan hingga Rp10 ribu per karung.

    Selain kenaikan biaya pakan, tingginya permintaan masyarakat di pasar juga turut mendorong harga daging ayam ras naik dibandingkan pekan sebelumnya.