https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    Pemprov Riau Dorong Seluruh Pelajar Miliki Rekening dan Melek Keuangan

    Keterangan Foto: Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan, saat menghadiri Puncak Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan 2026 di Ballroom Kantor OJK Provinsi Riau, Kamis (20/8/2026).

    ILINE PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau mendorong perluasan kepemilikan rekening bagi seluruh pelajar sekaligus memperkuat literasi keuangan agar generasi muda mampu menggunakan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.

    Hal itu disampaikan Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan, saat menghadiri Puncak Hari Indonesia Menabung dan Puncak Bulan Literasi Keuangan 2026 di Ballroom Kantor OJK Provinsi Riau, Kamis (20/8/2026).

    M Job mengatakan program satu rekening satu pelajar perlu terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah daerah, sekolah, perbankan, OJK, Bank Indonesia, serta pemerintah kabupaten dan kota.

    “Kami ingin seluruh pelajar di Riau memiliki rekening dan membangun kebiasaan menabung secara rutin,” ujarnya.

    Menurutnya, meski kepemilikan rekening pelajar di Riau terus menunjukkan perkembangan positif, masih terdapat siswa yang belum memiliki rekening. Karena itu, sekolah dan perbankan diminta melakukan pemetaan serta memperkuat koordinasi agar seluruh pelajar dapat terjangkau layanan tabungan.

    Ia menegaskan, peningkatan inklusi keuangan harus berjalan beriringan dengan literasi. Pelajar perlu memahami manfaat, biaya, risiko, hak, kewajiban, serta aspek keamanan dari produk dan layanan keuangan yang digunakan.

    Terlebih, perkembangan layanan keuangan digital juga menghadirkan berbagai risiko bagi generasi muda. Pemahaman mengenai perlindungan data pribadi, OTP, pinjaman online, investasi ilegal, hingga modus penipuan dinilai penting diberikan sejak dini.

    “Kita tidak ingin masyarakat hanya memiliki akses, tetapi tidak memahami layanan yang digunakan. Literasi harus tumbuh bersama dengan inklusi,” tegasnya.

    Sementara itu, Plt Kepala OJK Provinsi Riau, Mohammad Fredly Nasution, mengatakan kebiasaan menabung merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran finansial generasi muda. Menurutnya, menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi juga melatih kemampuan merencanakan masa depan dan mengelola keuangan.

    Sepanjang Juli 2025 hingga Juli 2026, OJK bersama berbagai pihak telah melaksanakan edukasi keuangan di sejumlah sekolah di Riau. Kegiatan tersebut mencakup edukasi menabung, pengelolaan keuangan, literasi keuangan digital, hingga pembukaan rekening pelajar.

    “Dalam satu tahun terakhir, tercatat 51.391 rekening dengan nominal sekitar Rp45,56 miliar serta 14.283 pelajar mengikuti kegiatan edukasi keuangan,” jelas Fredly.

    Ia menambahkan, edukasi juga diarahkan agar pelajar mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, menetapkan tujuan menabung, serta memastikan legalitas produk keuangan sebelum menggunakannya.

    Menurut Fredly, penguatan literasi harus terus dilakukan bersamaan dengan perlindungan konsumen sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, semakin mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan aman.