https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    FTK UIN Suska Riau Resmikan First Business Center, Dorong Kemandirian Mahasiswa

    Keterangan Foto: FBC resmi diluncurkan melalui prosesi pemotongan pita oleh Rektor UIN Suska Riau Prof. Dr. Hj. Leny Nofianty, Selasa (11/8/2026).

    ILINE PEKANBARU – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau kini memiliki pusat kewirausahaan terpadu bernama First Business Center (FBC). Pusat bisnis ini diharapkan menjadi wadah pengembangan keterampilan kewirausahaan sekaligus mendorong kemandirian mahasiswa dan dosen.

    FBC resmi diluncurkan melalui prosesi pemotongan pita oleh Rektor UIN Suska Riau Prof. Dr. Hj. Leny Nofianty, Selasa (11/8/2026). Peresmian turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, para dekan, pimpinan unit kerja, serta civitas akademika FTK.

    Leny Nofianty mengapresiasi inisiatif FTK tersebut. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya dituntut melahirkan lulusan yang unggul secara akademik dan berakhlak, tetapi juga mandiri, inovatif, serta memiliki jiwa kewirausahaan.

    “Di era modern ini, kita tidak hanya dituntut untuk mencetak lulusan yang cerdas secara akademik dan berakhlak mulia, tetapi juga mandiri, inovatif, dan memiliki jiwa kewirausahaan yang tangguh,” ujar Leny.

    FBC dikembangkan dari Laboratorium Sosial Sains Terpadu dan program inkubator bisnis yang sebelumnya telah berjalan di FTK. Berbeda dengan inkubator yang berfokus pada pengembangan ide usaha mahasiswa, FBC memiliki cakupan lebih luas sebagai pusat bisnis dan layanan komersial terpadu.

    Sejumlah layanan yang disediakan meliputi FBC Printing untuk fotokopi, penjilidan skripsi dan pencetakan dokumen, serta Drink & Food berupa kafe yang dapat menjadi ruang berkumpul dan berdiskusi. FBC juga menyediakan program pengadaan sembako melalui Komunitas Jumat Sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

    Dekan FTK UIN Suska Riau Prof. Dr. Amirah Diniaty mengatakan FBC merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam membangun budaya kewirausahaan di lingkungan kampus.

    “FBC ini diharapkan menjadi wadah untuk memupuk jiwa entrepreneurship mahasiswa dan dosen, serta meningkatkan kesejahteraan civitas akademika FTK,” katanya.

    Selain sebagai pusat layanan bisnis, FBC dirancang menjadi laboratorium praktik kewirausahaan. Mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk pembelajaran mata kuliah Entrepreneurship, menguji ide bisnis, hingga mengembangkan usaha secara mandiri.

    FTK juga menyiapkan berbagai pelatihan kewirausahaan agar mahasiswa memiliki keterampilan membangun dan mengelola usaha. Kehadiran FBC diharapkan tidak hanya memperkuat budaya entrepreneurship di kampus, tetapi juga membuka jalan bagi kemandirian finansial mahasiswa secara berkelanjutan. (*)