https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    Harga Telur Anjlok, Mentan Sebut MBG Jadi Penyerap Hasil Produksi Petani

    Keterangan Foto: Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman.

    ILINE GRESIK - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) berperan penting dalam menyerap hasil produksi petani, peternak, hingga pelaku usaha perikanan.

    Menurut Amran, keberlangsungan program tersebut turut memengaruhi distribusi hasil produksi di sektor pangan. Hal itu terlihat dari penurunan harga telur ayam di tingkat peternak yang terjadi saat aktivitas MBG berhenti sementara karena libur sekolah.

    "Anjloknya harga telur karena libur anak sekolah, MBG tidak jalan," kata Amran saat berkunjung ke Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).

    Ia mencontohkan harga telur di Kendal, Jawa Tengah, yang sempat turun hingga Rp19.000 per kilogram. Padahal, berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 6 Tahun 2024, harga acuan telur di tingkat peternak mencapai Rp26.500 per kilogram.

    Amran menilai MBG memiliki dampak luas terhadap ekosistem pangan karena menjadi salah satu pembeli hasil produksi. Ekosistem tersebut mencakup sekitar 160 juta pelaku usaha, mulai dari petani, peternak, hingga sektor perikanan.

    Untuk mengatasi anjloknya harga telur, Kementerian Pertanian (Kementan) akan menggelar pertemuan dengan peternak dari berbagai daerah. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga harga dan penyerapan produksi.

    Amran mengatakan pemerintah telah mengupayakan agar harga pakan tidak meningkat. Selain itu, penyerapan telur untuk kebutuhan MBG akan ditingkatkan dari sebelumnya satu kali dalam sepekan menjadi dua hingga tiga kali.

    "Yang ketiga harga telur di MBG mutlak harga pembelian pemerintah yaitu Rp26.000 per kilogram," ujarnya. (*)