https://iline.id


  • Copyright © 2023 - iline.id
    Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
    By : Aditya

    DPR Minta Kemenhut Perkuat Pencegahan Karhutla di Sumsel

    Keterangan Foto: Anggota Komisi IV DPR RI, Usman Husin. C: Jaka/Alma

    ILINE JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin meminta Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Sumatera Selatan yang hampir setiap tahun dilanda kebakaran saat musim kemarau.

    Usman menilai pemerintah seharusnya memiliki pola mitigasi yang lebih efektif karena karhutla kerap terjadi di lokasi yang sama. Menurutnya, pencegahan harus menjadi prioritas, bukan hanya mengandalkan penanganan setelah kebakaran meluas.

    "Karhutla ini terjadi hampir setiap tahun dan bahkan di lokasi yang sama. Seharusnya Kementerian Kehutanan sudah memiliki langkah antisipasi sejak awal sehingga kebakaran bisa dicegah sebelum meluas," kata Usman kepada Parlementaria, Jumat (7/8/2026).

    Ia meminta koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait diperkuat, terutama dalam pemetaan wilayah rawan, patroli, serta mitigasi sebelum puncak musim kemarau.

    Usman juga mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kawasan yang selama ini menjadi titik rawan karhutla agar penanganannya lebih terarah dan tidak terus berulang.

    Sebelumnya, pemerintah menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sumatera Selatan mulai 4 hingga 10 Agustus 2026 untuk menekan potensi peningkatan titik api. Operasi hujan buatan tersebut mendapat dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

    Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kemenhut, Ferdian Krisnanto, mengatakan pelaksanaan OMC merupakan bagian dari upaya penanganan potensi karhutla selama musim kemarau.

    Meski mengapresiasi langkah tersebut, Usman menilai OMC seharusnya menjadi bagian dari penanganan darurat. Ia menegaskan strategi utama pemerintah tetap harus berorientasi pada pencegahan agar karhutla tidak terus berulang setiap musim kemarau. (*)

    Tags :DPRKarhutla