Pemko Pekanbaru Perkuat Barisan Anti Narkoba, Agung Pimpin Pengukuhan Satgas

ILINE PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menegaskan komitmennya dalam upaya pemberantasan narkoba dengan mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif memutus rantai peredaran barang haram tersebut.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menilai peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu, penanganannya tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

"Ini menyangkut masa depan anak-anak kita di Kota Pekanbaru. Peredaran narkoba harus menjadi musuh bersama yang wajib kita lawan," kata Agung usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan Satgas Anti Narkoba Pekanbaru di Lapangan Mal Pelayanan Publik (MPP), Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, data pengungkapan kasus narkoba sepanjang 2025 menunjukkan bahwa peredaran barang terlarang tersebut masih cukup tinggi di Pekanbaru. Tercatat, Polresta Pekanbaru berhasil mengungkap 250 kasus dengan total 407 tersangka. Dari pengungkapan itu, aparat menyita sekitar 30 kilogram sabu, 8,1 kilogram ganja, serta 12.000 butir ekstasi.

Sebagai langkah pencegahan, Pemko Pekanbaru akan mengoptimalkan peran pemerintah hingga tingkat bawah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba. Seluruh unsur pemerintahan, mulai dari kecamatan, kelurahan hingga RT dan RW, diminta aktif mendukung upaya menciptakan lingkungan yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.

"Kita ingin seluruh jajaran pemerintah daerah bergerak bersama. Kolaborasi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat agar Pekanbaru dapat terbebas dari ancaman narkoba," ujarnya.

Agung juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal mereka. Menurutnya, partisipasi warga sangat penting sebagai bentuk deteksi dini guna mencegah meluasnya penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

"Laporan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bahaya narkoba di Kota Pekanbaru," pungkasnya.