Brimob Riau Resmi Lepas Angkatan 53, Loyalitas dan Disiplin Jadi Harga Mati

Dansat Brimob Polda Riau, I Ketut Gede Adi Wibawa

ILINE PEKANBARU – Satuan Brimob Polda Riau resmi menutup kegiatan Pembinaan Tradisi (Bintradisi) dan Latihan Kemampuan Brimob bagi Bintara Remaja Angkatan 53 lulusan SPN Polda Riau Tahun Anggaran 2025, Senin (25/5/2026).

Upacara penutupan digelar di Lapangan Hijau Sat Brimob Polda Riau, Jalan Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, dan dipimpin langsung Dansat Brimob Polda Riau, I Ketut Gede Adi Wibawa.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.25 WIB tersebut berlangsung khidmat dan sarat semangat korps Brimob. Hadir dalam kegiatan itu Kabag Ops Sat Brimob Polda Riau AKBP Rivanna Wahdi, Danyon A Pelopor AKBP John Firdaus, Danden Gegana AKBP Franki Tambunan, para pejabat utama Sat Brimob Polda Riau, instruktur, serta seluruh peserta latihan.

Rangkaian upacara diisi dengan pembacaan laporan hasil pelaksanaan latihan, penanggalan pita tanda instruktur dan peserta latihan oleh inspektur upacara, hingga penyampaian amanat pimpinan.

Dalam amanatnya, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa menegaskan bahwa kegiatan Bintradisi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan proses pembentukan karakter, mental, dan jati diri personel Brimob.

“Bintradisi merupakan proses penanaman nilai kejuangan, loyalitas, militansi, dan jiwa korsa sebagai fondasi utama personel Brimob. Para Bintara Remaja telah ditempa secara fisik, mental, dan disiplin untuk memahami bahwa Brimob adalah pasukan elite Polri yang mengemban tugas berintensitas tinggi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh Bintara Remaja Angkatan 53 untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks. Menurutnya, personel Brimob dituntut siap menghadapi gangguan kamtibmas berintensitas tinggi, penanggulangan terorisme, konflik sosial, bencana alam, hingga ancaman kejahatan siber dan penyebaran hoaks.

Selain itu, setiap personel Brimob diwajibkan memiliki kecepatan, ketepatan, dan kemampuan taktis yang terus terasah, termasuk dalam kemampuan Penanggulangan Huru-Hara (PHH), Jibom, Wanteror, dan Search and Rescue (SAR).

“Kepada seluruh Bintara Remaja Angkatan 53, jadilah Brimob sejati. Brimob yang selalu siap digerakkan kapan pun, di mana pun, dan dalam situasi apa pun. Pegang teguh motto ‘Brimob untuk Nusa dan Bangsa’,” ujarnya.

Dansat Brimob juga menekankan pentingnya menjaga nama baik institusi dan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng kehormatan Korps Brimob. Seluruh personel diminta tetap mengedepankan sikap humanis, disiplin, responsif terhadap setiap ancaman, serta mampu hadir sebagai solusi di tengah masyarakat.

Upacara penutupan secara resmi dinyatakan selesai pada pukul 07.05 WIB, ditandai dengan pembacaan doa, penghormatan pasukan, serta lantunan Mars Brimob yang menambah semangat dan kebanggaan seluruh peserta upacara.